sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

RMKO Raup Laba Rp48,6 Miliar pada Kuartal III-2026

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
03/11/2026 20:05 WIB
PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) berhasil membalikkan kinerja keuangan pada sembilan bulan pertama 2026 (9M 2026).
RMKO Raup Laba Rp48,6 Miliar pada Kuartal III-2026. (Foto: Ilustrasi)
RMKO Raup Laba Rp48,6 Miliar pada Kuartal III-2026. (Foto: Ilustrasi)

Direktur Operasional RMKO Daniel Yosa mengatakan, salah satu faktor utama yang mendorong perbaikan kinerja perseroan adalah bertambahnya jumlah tambang pihak ketiga yang menjadi mitra perusahaan.

"Kami akan terus mendukung implementasi investasi grup pada hauling road ini, dengan menambah konektivitas ke tambang-tambang potensial dan meningkatkan kekuatan jalan dengan chip seal untuk mendukung fase pertumbuhan volume berikutnya," jelas Daniel dalam keterangan resminya, Selasa (3/11/2026).

Dari sisi keuangan, kondisi neraca RMKO juga menunjukkan perbaikan. Per kuartal III-2026, total aset perseroan meningkat 10,6 persen menjadi Rp616,2 miliar dibandingkan posisi akhir 2025.

Pada periode yang sama, total liabilitas turun 14,2 persen menjadi Rp325,1 miliar. Penurunan juga tercermin pada total utang finansial yang menyusut 40,6 persen, dari Rp95,5 miliar pada akhir 2025 menjadi Rp56,7 miliar.

Utang finansial tersebut terdiri atas utang jangka pendek sebesar Rp35,6 miliar atau 62,8 persen dan utang jangka panjang sebesar Rp21,1 miliar atau 37,2 persen.

Sementara itu, total ekuitas perseroan meningkat 63,4 persen menjadi Rp291,1 miliar. Perbaikan struktur permodalan tersebut tercermin dari debt-to-equity ratio (DER) yang turun dari 0,54 kali menjadi 0,19 kali, jauh di bawah batas covenant kredit maksimum sebesar 2,5 kali.

Penguatan ekuitas tersebut turut didukung penyelesaian Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue pada 21 Juli 2026.

Melalui aksi korporasi tersebut, RMKO menghimpun dana sebesar Rp114,3 miliar dengan menerbitkan 326.712.095 saham pada harga Rp350 per saham. Pemegang saham utama, PT RMK Investama, melaksanakan seluruh haknya senilai Rp108 miliar, sedangkan partisipasi publik mencapai Rp6,3 miliar.

Dana hasil rights issue tersebut digunakan untuk memperkuat likuiditas guna mendukung kegiatan operasional perseroan.

Direktur Keuangan RMKO, Elbert, menambahkan bahwa layanan terintegrasi dari hulu ke hilir memungkinkan perseroan memperoleh sumber pendapatan secara berurutan dari volume batu bara yang sama.

Dia juga menjelaskan, volume dari tambang pihak ketiga yang perjanjiannya berada di bawah RMKE dicatat sebagai pendapatan berelasi, meskipun volume dasarnya tetap berasal dari tambang pihak ketiga.

"Kami berharap pertumbuhan berlanjut seiring perluasan tambang yang dilayani, dengan dukungan kejelasan RKAB dan kebijakan ekspor," ujar Elbert.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement