Kredit investasi menjadi kontributor utama pertumbuhan segmen korporasi, terutama pada industri manufaktur, telekomunikasi, teknologi informasi, minyak nabati, pertanian, dan petrokimia.
Sementara itu, penyaluran kredit UKM mendapat dukungan dari kebutuhan modal kerja musiman. Namun, pemulihan kredit konsumer masih relatif terbatas.
Pembayaran kredit kendaraan bermotor mencapai sekitar Rp9 triliun hingga Rp10 triliun per kuartal, lebih tinggi dibandingkan pembiayaan baru yang berkisar Rp6 triliun hingga Rp7 triliun.
Dari sisi kualitas aset, manajemen belum melihat adanya peningkatan signifikan dalam potensi penurunan kualitas kredit korporasi.
Meski demikian, penyelesaian eksposur terhadap salah satu perusahaan smelter nikel diperkirakan membutuhkan waktu lebih panjang karena masih terdapat pembahasan terkait calon investor baru.