Seiring dengan pertumbuhan tersebut, CLEO menyatakan optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan kinerja dobel digit hingga akhir tahun buku 2026.
Upaya tersebut turut tercermin dari peningkatan penggunaan kemasan sirkular. Pada 2025, porsi kemasan sirkular CLEO telah mencapai 18 persen. Kemasan sirkular merupakan kemasan yang materialnya dirancang agar dapat didaur ulang sehingga tidak menjadi sampah sekali pakai.
Pada 2026, perseroan menargetkan peningkatan penggunaan kemasan sirkular seiring dengan pertumbuhan penjualan.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, CLEO juga melanjutkan ekspansi kapasitas produksi secara terukur. Perseroan merencanakan pengoperasian dua pabrik baru yang berlokasi di Pekanbaru dan Pontianak pada akhir 2026.
Dengan pertumbuhan penjualan, peningkatan laba bersih, serta pengembangan jaringan produksi dan distribusi, CLEO terus mengejar target pertumbuhan kinerja dobel digit hingga penghujung 2026.
(Shifa Nurhaliza Putri)