Menurut Alamsyah, kompleksitas pengelolaan armada yang semakin tinggi membuat kebutuhan terhadap teknologi menjadi semakin penting. Industri logistik dan rental kini tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga berupaya menjaga profitabilitas melalui pengendalian biaya operasional.
“Industri logistik dan rental telah berkembang selama belasan tahun dan memiliki kebutuhan pengelolaan armada yang semakin kompleks. Saat ini fokus mereka tidak hanya pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga bagaimana menekan biaya operasional agar profitabilitas tetap terjaga. Kami melihat teknologi memiliki peran yang semakin penting dalam menjawab kebutuhan tersebut,” tuturnya.
Salah satu upaya IOTF mendorong pertumbuhan dilakukan melalui pengembangan GPS tracker Fox Logger yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Teknologi tersebut ditujukan untuk membantu pelanggan memantau aktivitas kendaraan dan mengelola armada secara lebih efektif.
Pengembangan teknologi juga diarahkan untuk memberikan nilai ekonomi bagi pelanggan, bukan sekadar menambah fitur produk. Dengan pengalaman 16 tahun di industri GPS tracker, Fox Logger terus memperkuat kualitas produk dan layanan purnajual untuk menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Ke depan, IOTF akan melanjutkan pengembangan teknologi dan layanan yang berorientasi pada efisiensi pelanggan, sekaligus menjaga disiplin pengelolaan biaya di tengah dinamika nilai tukar dan harga komponen elektronik. Perseroan melihat ruang pertumbuhan digitalisasi pengelolaan armada masih terbuka seiring meningkatnya kebutuhan terhadap efisiensi biaya, produktivitas aset, keamanan kendaraan, dan pengambilan keputusan berbasis data.