Menurut Friderica, pembentukan BMKS tidak hanya ditujukan untuk menciptakan sarana perdagangan komoditas, tetapi juga membangun mekanisme pembentukan harga yang lebih transparan dan mencerminkan kondisi pasar domestik.
"Penguatan nilai dan daya saing mineral dan komoditas strategis di Indonesia" menjadi salah satu pesan penting dari pembentukan BMKS, ujarnya.
Selain memperkuat price discovery, BMKS juga diharapkan dapat meningkatkan transparansi transaksi komoditas strategis di dalam negeri. OJK menilai pencatatan transaksi secara terbuka di bursa dapat mempersempit peluang terjadinya manipulasi nilai transaksi.
Friderica menyebut terdapat dua aspek utama yang menjadi tujuan penyelenggaraan BMKS. Pertama, mencegah under invoicing melalui pencatatan transaksi secara terbuka di bursa sehingga peluang manipulasi dokumen dan pencatatan nilai komoditas di bawah harga riil dapat ditekan. Kedua, menutup celah transfer pricing melalui penyediaan harga referensi resmi domestik oleh bursa sebagai acuan harga yang wajar.
"Pada akhirnya hal ini diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi penerimaan negara, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan komoditas global," kata Friderica.