sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Obligasi Global Tertekan, Imbal Hasil US Treasury Bayangi Saham Indonesia

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
15/10/2026 06:29 WIB
Pasar obligasi global menghadapi tekanan besar seiring kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah di Amerika Serikat (AS), Inggris, Eropa, dan Jepang.
Obligasi Global Tertekan, Imbal Hasil US Treasury Bayangi Saham Indonesia. (Foto: Magnific)
Obligasi Global Tertekan, Imbal Hasil US Treasury Bayangi Saham Indonesia. (Foto: Magnific)

Berbeda dengan obligasi, emas tidak memberikan kupon atau pendapatan bunga.

Karena itu, kenaikan imbal hasil riil obligasi membuat emas relatif kurang menarik dibandingkan instrumen yang menawarkan imbal hasil, termasuk obligasi yang melindungi investor dari inflasi.

Penguatan dolar AS turut menambah tekanan karena membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Di sisi lain, arus keluar dana dari produk investasi berbasis emas yang diperdagangkan di bursa atau exchange-traded funds (ETF), ditambah momentum harga yang melemah, dapat mendorong harga menembus level teknikal penting.

Arief memperkirakan harga emas berpotensi mengalami koreksi sekitar 10-15 persen dalam skenario dasar.

Meski demikian, koreksi tersebut diperkirakan tidak sampai memicu kejatuhan berkepanjangan karena pembelian emas oleh bank sentral masih menjadi salah satu penopang permintaan.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8
Advertisement
Advertisement