sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Obligasi Global Tertekan, Imbal Hasil US Treasury Bayangi Saham Indonesia

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
15/10/2026 06:29 WIB
Pasar obligasi global menghadapi tekanan besar seiring kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah di Amerika Serikat (AS), Inggris, Eropa, dan Jepang.
Obligasi Global Tertekan, Imbal Hasil US Treasury Bayangi Saham Indonesia. (Foto: Magnific)
Obligasi Global Tertekan, Imbal Hasil US Treasury Bayangi Saham Indonesia. (Foto: Magnific)

Krisis yang lebih serius biasanya ditandai oleh pelebaran selisih imbal hasil obligasi high-yield hingga di atas 500-600 basis poin, kegagalan lelang surat utang pemerintah, serta tekanan pendanaan yang meluas.

“Saat ini, persoalan utama di pasar obligasi lebih berkaitan dengan risiko durasi dan fiskal, bukan krisis kredit atau likuiditas,” tulis Arief.

Namun, risiko dapat meningkat apabila imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun bertahan di atas 5,25-5,50 persen.

Kenaikan tersebut berpotensi memperbesar biaya pinjaman dan meningkatkan risiko gagal bayar perusahaan.

Tekanan Obligasi Bayangi Saham Indonesia

Bagi pasar saham global, kenaikan imbal hasil obligasi menjadi hambatan karena meningkatkan tingkat pengembalian yang disyaratkan investor.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8
Advertisement
Advertisement