IDXChannel – Pembekuan atau freeze terhadap pasar saham Indonesia oleh MSCI diproyeksikan belum akan berakhir dalam waktu dekat.
CGS International Sekuritas Indonesia (CGSI) memperkirakan MSCI masih mempertahankan kebijakan tersebut dalam pembaruan menjelang review indeks November 2026, meski nada pernyataannya akan menjadi penentu sentimen pasar.
Analis CGSI Hadi Soegiarto, Wisnu Trihatmojo, dan Elizabeth Noviana mengatakan pengumuman MSCI pada akhir Oktober 2026 terkait kebijakan freeze Indonesia dapat menjadi momentum penting bagi pasar.
“Base case kami adalah freeze diperpanjang dengan komentar MSCI yang netral, meskipun tetap ada risiko (tail risks),” tulis ketiganya dalam riset 25 September 2026.
CGSI memperkirakan MSCI mempertahankan status quo dengan memperpanjang freeze dan melakukan evaluasi setiap tiga bulan.