Hingga Juni 2026, MAHA membukukan laba bersih Rp142,13 miliar, melonjak sekitar 1.006 persen dibandingkan dengan Rp12,89 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan laba tersebut ditopang kenaikan pendapatan bersih sebesar 34,1 persen menjadi Rp1,65 triliun dari Rp1,23 triliun pada semester I-2025.
Seiring pertumbuhan pendapatan, laba bruto MAHA meningkat 70 persen secara tahunan menjadi Rp273,4 miliar. Margin laba bruto atau gross profit margin juga naik menjadi 16,6 persen.
Pada level operasional, laba usaha konsolidasian MAHA tercatat sekitar Rp173,51 miliar hingga Rp189,3 miliar, dengan pertumbuhan tahunan berkisar 98,8-147,37 persen.
(DESI ANGRIANI)