sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

OJK Sudah Prediksi IHSG Terkoreksi hingga 5.000 Sejak Februari, Ini Faktor Penekannya

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
08/10/2026 16:48 WIB
OJK mengatakan telah memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi terkoreksi hingga level 5.000-an sejak Februari 2026.
OJK Sudah Prediksi IHSG Terkoreksi hingga 5.000 Sejak Februari, Ini Faktor Penekannya. (Foto: iNews Media Group)
OJK Sudah Prediksi IHSG Terkoreksi hingga 5.000 Sejak Februari, Ini Faktor Penekannya. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan telah memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi terkoreksi hingga level 5.000-an sejak Februari 2026. Proyeksi tersebut muncul sebagai konsekuensi dari agenda reformasi struktural pasar modal yang mulai digulirkan untuk memperkuat integritas dan transparansi pasar.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan otoritas sejak awal telah memperhitungkan bahwa reformasi struktural yang dilakukan akan menimbulkan tekanan terhadap pasar dalam jangka pendek.

Dia bahkan mengatakan level IHSG di kisaran 5.000-an telah menjadi pembahasan di internal OJK sejak Februari 2026. Perkiraan tersebut pada awalnya dihitung dengan mempertimbangkan dampak reformasi struktural pasar modal, di luar berbagai faktor eksternal lainnya.

"Tentu pada saat itu tidak bisa kita bocorkan bahwa akan turun sampai ke 5.000 an. Tapi angka 5.000 an itu sudah menjadi pembicaraan di meja kami sejak Februari 2026," kata Hasan dalam forum BIG Market Insight 2026 di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Namun, tekanan terhadap pasar modal kemudian tidak hanya berasal dari proses reformasi. Sejumlah faktor eksternal turut memperberat tekanan terhadap IHSG sepanjang tahun ini. Hasan menyebut perubahan outlook dari lembaga pemeringkat internasional Moody's dan Fitch menjadi salah satu faktor yang ikut mempengaruhi sentimen pasar.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement