Perseroan menambahkan, tidak terdapat dampak finansial negatif yang material terhadap estimasi pendapatan, laba bersih, maupun nilai aset.
Selain itu, tidak ada penghentian operasional yang tidak direncanakan (unplanned shutdown) di lokasi proyek maupun fasilitas pendukung, termasuk lokasi kerja dan bengkel (site/workshop), akibat karhutla.
Terkait potensi konsekuensi hukum, perseroan menyatakan pihaknya maupun entitas anak tidak sedang menghadapi dan tidak berpotensi menghadapi proses hukum atau sanksi administratif terkait karhutla.
(DESI ANGRIANI)