sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IPCC Pertahankan Payout Ratio Dividen 80 Persen pada 2026

Market news editor Rahmat Fiansyah
04/11/2026 11:50 WIB
IPCC berkomitmen mempertahankan rasio pembagian dividen atau payout ratio sebesar 80 persen dari laba bersih pada 2026.
IPCC berkomitmen mempertahankan rasio pembagian dividen atau payout ratio sebesar 80 persen dari laba bersih pada 2026. (Foto: Ist)
IPCC berkomitmen mempertahankan rasio pembagian dividen atau payout ratio sebesar 80 persen dari laba bersih pada 2026. (Foto: Ist)

Ekspansi tersebut mencakup manajemen distribusi kendaraan, penyediaan fasilitas Pre-Delivery Center (PDC), hingga layanan transportasi darat terintegrasi. Dengan demikian, IPCC berupaya memperkuat layanan logistik kendaraan dari hulu hingga hilir.

Perseroan juga menyiapkan peta jalan bisnis periode 2026-2030 yang dibagi menjadi tiga tahap. Pada 2026-2027, IPCC berfokus pada penyelarasan dan konsolidasi bisnis melalui peningkatan kapasitas terminal, standardisasi fasilitas, digitalisasi proses bisnis, serta pertumbuhan anorganik di segmen transportasi darat.

Memasuki 2028–2029, perseroan akan memperkuat pangsa pasar, menjalin kerja sama strategis dengan produsen otomotif, serta mengembangkan platform logistik kendaraan ramah lingkungan. Selanjutnya, pada 2030, IPCC menargetkan terbentuknya ekosistem industri otomotif terintegrasi dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta layanan logistik kendaraan utuh atau Completely Built Up (CBU) dari hulu hingga hilir.

Di tengah penyesuaian pasar otomotif, termasuk berakhirnya sejumlah insentif kendaraan listrik dan dinamika pasokan global, IPCC melihat sejumlah peluang pertumbuhan. Peluang tersebut antara lain berasal dari peningkatan impor kendaraan komersial untuk mendukung program strategis pemerintah serta potensi kenaikan ekspor kendaraan dari sejumlah produsen besar, termasuk Toyota.

IPCC juga membidik peluang ekspansi ekspor di kawasan regional. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, perseroan memperkuat tata kelola perusahaan dan keunggulan operasional dengan mengedepankan prinsip zero accident dan zero damage.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement