India merupakan salah satu pasar minyak nabati terbesar dunia dan memenuhi hampir dua pertiga kebutuhan domestiknya melalui impor.
Negara tersebut mengimpor minyak sawit, kedelai, dan bunga matahari terutama dari Malaysia, Indonesia, Argentina, Rusia, dan Ukraina.
Penurunan tarif juga diperkirakan mendorong penyuling kembali melakukan pembelian.
Sebelumnya, sejumlah penyuling menahan pembelian karena mengantisipasi penurunan bea masuk. Setelah kebijakan diberlakukan, pembelian diperkirakan meningkat untuk memenuhi kebutuhan selama musim festival.
Analis Trimegah Sekuritas Kharel Devin Fielim dan Alberto Jonas menilai, pada Kamis (24/9/2026), penurunan bea masuk tersebut dapat mendorong kenaikan impor minyak nabati India dan memengaruhi harga minyak sawit serta kedelai global.