Pelemahan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa Asia yang juga bergerak di zona merah.
Nikkei Jepang turun 0,76 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,29 persen, sementara KOSPI Korea Selatan anjlok 2,11 persen.
Di pasar valuta asing, rupiah juga ikut tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), berada di level Rp17.653 per USD.
MNC Sekuritas menilai tekanan terhadap pasar saham tidak terlepas dari kembali menguatnya harga minyak mentah dunia yang kini berada dalam rentang USD102-107 per barel.
Kenaikan harga minyak terjadi setelah serangan terhadap Arab Saudi dan sebuah kapal di kawasan Teluk memicu kembali kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global.