Di luar transaksi reguler, terdapat transaksi jumbo di pasar negosiasi sebesar Rp26,9 triliun pada saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Transaksi tersebut diduga terkait dengan peralihan sebagian saham ke Haji Isam. Saham BYAN anjlok 6,3 persen.
Subindeks lain seperti IDX30 dan LQ45 terkoreksi masing-masing 0,15 persen dan 0,16 persen. Begitu juga dengan ISSI dan JII yang kompak turun masing-masing 1,04 persen dan 0,49 persen.
Industrial dan Energi menjadi sektor yang laggard dengan penurunan masing-masing 1,4 persen dan 1,3 persen. Adapun sektor keuangan mengalami rebound 0,16 persen.
Saham-saham yang masuk deretan top losers hingga siang ini di antaranya PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) anjlok 12,50 persen ke Rp14, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melemah 6,32 persen ke Rp12.600, dan PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) turun 6,22 persen ke Rp4.070.
Meski begitu, ada juga saham-saham yang menguat dan masuk jajaran top gainers, yakni PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) melesat 12,12 persen ke Rp37, PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) menguat 8,57 persen ke Rp228, dan PT Agung Semesta Sejahtera Tbk (TARA) menanjak 8,11 persen ke Rp40.
(Rahmat Fiansyah)