Sejalan dengan berbagai agenda strategis tersebut, aktivitas perdagangan saham di BEI selama periode 26–30 Oktober 2026 menunjukkan koreksi pada sejumlah indikator dibandingkan pekan sebelumnya.
Rata-rata nilai transaksi harian mengalami penyesuaian sebesar 29,49 persen menjadi Rp14,339 triliun, dari Rp20,34 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian terkoreksi 20,99 persen menjadi 1,54 juta kali transaksi, dibandingkan 1,95 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. Penyesuaian juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian sebesar 18,85 persen menjadi 32,428 miliar saham, dari 39,959 miliar saham pada pekan sebelumnya.
BEI senantiasa berkomitmen untuk memperkuat integritas, transparansi, dan tata kelola pasar modal melalui penyempurnaan kebijakan, pengembangan infrastruktur perdagangan, serta inovasi produk dan layanan.
Berbagai inisiatif tersebut diharapkan dapat menciptakan pasar modal Indonesia yang semakin kredibel, kompetitif, dan berdaya saing global, sekaligus memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
(kunthi fahmar sandy)