IDXChannel – Kementerian Pariwisata mengungkapkan gelaran Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) berpotensi menjadi daya tarik wisata kebugaran atau wellness tourism di Indonesia. Hal ini tercermin dari hasil rapid assessment penyelenggaraan tahun lalu yang mencatat sebanyak 3.368 pengunjung dengan estimasi dampak perputaran ekonomi mencapai Rp6,1 miliar.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, capaian tersebut melibatkan 73 mitra, 96 UMKM, serta 1.335 tenaga kerja. Menurutnya, penyelenggaraan festival tidak hanya memperkuat daya tarik pariwisata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Hal tersebut disampaikan Widiyanti dalam konferensi pers di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jumat (30/10/2026).
“Capaian ini memperlihatkan bagaimana penyelenggaraan festival dapat menggerakkan kegiatan ekonomi sekaligus menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal,” kata Widiyanti.
Untuk melanjutkan capaian tersebut, Kementerian Pariwisata mendukung kembali penyelenggaraan JCWF 2026 yang akan berlangsung di Loman Park Hotel Yogyakarta pada 6–8 November 2026. Festival ini juga menjadi salah satu upaya untuk memperkuat posisi Yogyakarta sebagai destinasi wellness tourism di Indonesia.