Tekanan asing juga terlihat dalam periode yang lebih panjang.
Dalam sepekan terakhir, investor asing membukukan net sell Rp2,57 triliun, sedangkan secara bulanan mencapai Rp18,77 triliun.
Salah satu sentimen yang membayangi pasar adalah ancaman MSCI untuk menurunkan klasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Menurut BRI Danareksa Sekuritas, sentimen MSCI menjelang pengumuman Index Review pada 11-12 November menjadi salah satu sumber kekhawatiran investor, terutama terkait potensi perubahan bobot dan arus keluar dana asing.
Di sisi lain, inflasi Oktober yang melandai menjadi 3,23 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dan surplus perdagangan September sebesar USD3,36 miliar menjadi sentimen penyeimbang. Namun, kedua faktor tersebut dinilai belum cukup meredam tekanan di pasar saham.
Memasuki perdagangan Rabu, perhatian investor juga tertuju pada hasil Pemilu Sela Amerika Serikat (AS) yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan pemerintahan Donald Trump dan sentimen risiko global.