China juga telah meminta Iran membantu menahan kelompok Houthi setelah Arab Saudi meminta bantuan Beijing menyusul serangkaian serangan tersebut.
Hal itu disampaikan tiga sumber Iran yang mengetahui masalah tersebut.
Serangan Houthi terhadap jaringan pipa East-West milik Aramco mendorong perusahaan tersebut meningkatkan ekspor melalui Selat Hormuz pada bulan ini dan bulan depan, setelah sebelumnya menghentikan sebagian pengiriman melalui Yanbu.
Ekspektasi pemulihan sebagian pengiriman minyak dari Arab Saudi turut menekan harga minyak.
Data pelacakan kapal tanker menunjukkan Saudi Aramco memuat sekitar 14 juta barel minyak mentah ke tujuh kapal tanker super di kawasan Teluk pada Minggu.
Sementara itu, data satelit menunjukkan rata-rata aliran minyak Arab Saudi melalui Selat Hormuz mencapai 2,9 juta barel per hari dalam enam hari terakhir, naik tajam dari sekitar 700.000 barel per hari pada Agustus.