Investor sekaligus analis Louis Navellier mengatakan serangan rudal Houthi terhadap Bandara Riyadh berpotensi meningkatkan serangan balasan terhadap kelompok tersebut di Yaman.
"Serangan rudal Houthi yang mengejutkan terhadap Bandara Riyadh di Arab Saudi jelas akan meningkatkan serangan balasan terhadap Houthi di Yaman," ujar Navellier dalam sebuah catatan, sebagaimana dikutip Reuters.
Menurut dia, kilang-kilang minyak Arab Saudi saat ini masih beroperasi. Namun, lima kilang sempat ditutup sementara setelah jalur pipa menuju Laut Merah ditutup akibat serangan rudal.
Serangkaian serangan terhadap kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz juga dilaporkan terjadi sepanjang bulan ini.
Kondisi tersebut mengancam pemulihan ekspor minyak mentah dari kawasan Timur Tengah yang terlihat pada September.