"Dampak pembatasan ekspor bahan bakar China tidak akan sebesar hilangnya pasokan produk minyak olahan dari Rusia dan Timur Tengah. Namun, kebijakan ini menjadi sumber tekanan tambahan terhadap pasar bahan bakar global ketika pasokan sedang sangat terbatas," ujar ekonom senior iklim dan komoditas di Capital Economics, Hamad Hussain.
Untuk meredakan tekanan pasar, gugus tugas energi Uni Eropa dijadwalkan bertemu pada Jumat untuk membahas kemungkinan pelepasan cadangan diesel.
Sementara itu, sumber Reuters menyebut pemerintahan Trump meminta Jerman dan Prancis untuk mengurangi cadangan diesel darurat mereka atau menghadapi kemungkinan larangan ekspor diesel dari AS. (Aldo Fernando)