Namun, data inflasi konsumen dan produsen AS yang lebih tinggi dari perkiraan pada pekan lalu memperkuat kemungkinan kebijakan moneter yang lebih ketat pada akhir tahun.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan pekan depan mencapai 92 persen.
Sementara itu, probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember mencapai 78 persen.
Investor selanjutnya akan mencermati laporan Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang dijadwalkan rilis pada 29 Oktober 2026. Data tersebut merupakan salah satu indikator inflasi yang menjadi perhatian utama The Fed.
Di pasar fisik, pembelian emas di India meningkat pada pekan ini karena harga yang lebih rendah selama perayaan besar Dussehra mendorong pembelian dan meningkatkan premi emas.