Pelaku pasar juga mencermati pengumuman resmi pemerintah India terkait potensi penurunan tarif impor. Kebijakan tersebut dinilai dapat memengaruhi permintaan minyak sawit Malaysia.
Di sisi lain, harga minyak mentah turun untuk hari ketiga berturut-turut.
Penurunan terjadi setelah kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dari Arab Saudi mereda, meski konflik di Timur Tengah kembali memanas menyusul pertempuran antara Arab Saudi dan kelompok Houthi dari Yaman.
Harga minyak mentah yang lebih rendah membuat CPO menjadi kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel.
Dari sisi pasokan, produksi minyak sawit di Kalimantan, salah satu wilayah penghasil utama di Indonesia, diperkirakan turun 12-15 persen pada kuartal IV.
Seorang analis mengatakan perkebunan sawit terdampak cuaca kering berkepanjangan dan kebakaran yang meluas.