Ketentuan tersebut tercantum dalam surat edaran yang dimuat di situs Malaysian Palm Oil Board (MPOB) pada Rabu.
Sementara itu, ringgit, mata uang yang digunakan dalam perdagangan minyak sawit, menguat 0,02 persen terhadap dolar AS.
Penguatan tersebut membuat komoditas sedikit lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing. (Aldo Fernando)