IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) berjangka kembali melemah pada perdagangan Rabu (7/10/2026), tertekan kekhawatiran terhadap peningkatan stok. Namun, kenaikan harga minyak mentah membatasi penurunan harga CPO.
Kontrak CPO acuan untuk pengiriman Desember di Bursa Malaysia Derivatives turun 0,68 persen menjadi 4.529 ringgit per ton pada pukul 14.48 WIB.
"Pasar masih berada di bawah tekanan, terutama pada kontrak-kontrak terdekat, di tengah tingginya persediaan minyak sawit," kata seorang trader yang berbasis di Kuala Lumpur, seperti dikutip Reuters.
"Harga gagal kembali ke zona positif meskipun harga minyak mentah menguat," lanjut trader tersebut.
Persediaan minyak sawit Malaysia diperkirakan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada September, melampaui puncak yang tercatat pada Desember 2018.