"Pencapaian kinerja GMF hingga kuartal III-2026 menunjukkan bahwa aktivitas bisnis dan operasional perusahaan terus bergerak positif. Pertumbuhan pendapatan dan EBITDA tidak terlepas dari kontribusi berbagai lini bisnis, terutama melalui proyek reaktivasi pesawat Garuda Indonesia dan Citilink, perawatan engine, serta pekerjaan perawatan armada pertahanan," ujar Andi dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2026).
Dia menambahkan, di tengah dinamika nilai tukar yang turut memengaruhi profitabilitas, perseroan terus berupaya menjaga efektivitas operasional dan mengoptimalkan peluang bisnis.
Dari sisi operasional, GMF mencatatkan sejumlah pencapaian strategis sepanjang kuartal III-2026. Salah satunya modernisasi pesawat C-130H A-1319 milik TNI Angkatan Udara pada 19 Agustus 2026. Proyek tersebut menjadi bagian dari kontribusi perseroan dalam mendukung kesiapan operasional armada pertahanan nasional.
GMF juga menyelesaikan proyek perawatan perdana pesawat ATR milik maskapai asal Filipina di fasilitas Pondok Cabe. Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas jangkauan bisnis perawatan pesawat di pasar internasional.
Selain itu, GMF menjajaki peluang kerja sama dengan sejumlah mitra industri dalam ajang MRO Asia Pacific pada 23-25 September 2026. Penjajakan tersebut mencakup potensi kolaborasi dengan VELA dan FTAI Aviation untuk memperluas peluang bisnis serta mengembangkan kapabilitas perusahaan.