"Tiga bisnis baru ini kami siapkan untuk menunjang kebutuhan masa depan, terutama mitigasi lonjakan harga energi solar yang naik dari Rp13.000 menjadi Rp26.000 per liter. Kami berusaha tidak hanya terdiversifikasi dari sisi bisnis, tetapi juga pada sumber energi yang digunakan karena daya saing perusahaan ke depan bertumpu di situ," ujarnya.
(DESI ANGRIANI)