sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Cetak Rekor, Laba Bersih TIMAH (TINS) Melesat 584 Persen hingga September 2026

Market news editor Rahmat Fiansyah
30/10/2026 12:58 WIB
PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) membukukan laba bersih sebesar Rp4,12 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026.
PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) membukukan laba bersih sebesar Rp4,12 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026. (Foto: Ist)
PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) membukukan laba bersih sebesar Rp4,12 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026. (Foto: Ist)

Posisi keuangan perseroan juga menguat. Total aset per 30 September 2026 mencapai Rp17,26 triliun, naik 26 persen dibandingkan akhir 2025. Ekuitas meningkat 42 persen menjadi Rp11,97 triliun, sedangkan total liabilitas relatif stabil di Rp5,29 triliun. Arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat positif Rp4,09 triliun, berbalik dari arus kas keluar Rp388,64 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi operasional, produksi bijih timah TINS mencapai 18.883 ton Sn, meningkat 55 persen dibandingkan 12.190 ton Sn pada sembilan bulan pertama 2025. Produksi logam timah juga naik 49 persen menjadi 16.190 metrik ton dari 10.855 metrik ton.

Peningkatan produksi didukung optimalisasi kegiatan penambangan darat dan laut, termasuk penambahan unit operasi tambang, pembukaan blok penambangan, serta peningkatan produktivitas kapal keruk dan kapal isap produksi. Perseroan juga memperkuat kegiatan eksplorasi melalui pengoperasian kapal bor di sejumlah wilayah produksi utama.

Volume penjualan logam timah meningkat 72 persen menjadi 16.304 metrik ton. Kenaikan tersebut didukung pengelolaan persediaan untuk memenuhi permintaan pasar. Sementara itu, harga jual rata-rata timah mencapai USD51.011 per metrik ton, naik 52 persen dibandingkan USD33.596 per metrik ton pada periode yang sama tahun lalu.

Kinerja TINS turut ditopang kondisi harga timah global yang masih tinggi. Harga rata-rata timah di London Metal Exchange (LME) selama sembilan bulan pertama 2026 mencapai USD51.636,61 per metrik ton, meningkat 57,55 persen secara tahunan. Di sisi lain, konsumsi timah global diperkirakan mencapai 275.047 ton, melampaui produksi sebesar 264.064 ton.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement