“Bagi pasar, distribusi risiko harga minyak tetap asimetris. Diplomasi dapat mengurangi sebagian premi geopolitik, tetapi eskalasi militer baru atau gangguan lebih lanjut di sekitar Selat Hormuz dapat memicu kenaikan harga yang lebih tajam,” kata Senior Currency Analyst MUFG Lloyd Chan dalam catatannya, seperti dikutip Dow Jones Newswires. (Aldo Fernando)
Advertisement
Bursa Asia Variatif, Harga Minyak Turun di Tengah Harapan Damai AS-Iran
Pasar saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Senin (2/11/2026), sementara harga minyak mentah merosot.
Bursa Asia Variatif, Harga Minyak Turun di Tengah Harapan Damai AS-Iran. (Foto: Reuters)
Follow Saluran Whatsapp IDX Channel untuk Update Berita Ekonomi
Follow
Advertisement
Advertisement