IDXChannel – PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli mencatatkan pertumbuhan pendapatan neto konsolidasian sebesar 46 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp22,24 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026 (9M26). Pada periode yang sama, perseroan juga berhasil menekan rugi usaha hingga 53 persen.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan perseroan yang dikutip pada Sabtu, (31/10/2026), pendapatan neto BELI meningkat dari Rp15,24 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp22,24 triliun hingga September 2026.
Pertumbuhan pendapatan tersebut ditopang oleh peningkatan kontribusi dari seluruh segmen usaha, terutama segmen institusi dan toko fisik. Segmen institusi mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp9,92 triliun, tumbuh 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,83 triliun.
Sementara itu, segmen toko fisik membukukan pendapatan neto Rp6,63 triliun atau meningkat 37 persen secara tahunan. Adapun segmen ritel 1P mencatatkan pendapatan Rp4,50 triliun, tumbuh 29 persen, sedangkan segmen ritel 3P membukukan pendapatan Rp1,20 triliun atau naik 9 persen.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto perseroan juga meningkat 29 persen menjadi Rp3,46 triliun dari sebelumnya Rp2,68 triliun. Namun, marjin bruto tercatat sebesar 15,6 persen, lebih rendah dibandingkan 17,6 persen pada periode yang sama tahun lalu.