Tekanan terhadap saham teknologi juga terlihat pada Apple yang turun 1,5 persen menjelang rilis laporan keuangan kuartalannya.
Kekhawatiran mengenai besarnya belanja AI menjadi salah satu perhatian utama pasar setelah Nasdaq mencatat penurunan 5,3 persen sepanjang Oktober.
Menurut Reuters, investor mulai mempertanyakan seberapa jauh perusahaan teknologi dapat terus meningkatkan belanja AI tanpa memberikan tambahan nilai yang sepadan bagi pemegang saham.
Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati perkembangan inflasi Korea Selatan. Inflasi konsumen mencapai 2,8 persen pada Oktober, hanya sedikit turun dari 2,9 persen pada September.
Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa Bank of Korea dapat mempertimbangkan kenaikan suku bunga dalam pertemuan kebijakan November.