Saham-saham semikonduktor juga kehilangan momentum setelah mencatat kenaikan selama empat sesi beruntun. Indeks Philadelphia Semiconductor (SOX) turun 1,4 persen.
Investor kini mulai membedakan perusahaan yang mampu membiayai ambisi AI mereka dari perusahaan yang harus membakar kas atau menambah utang untuk mengejar investasi tersebut.
Alphabet menjadi salah satu saham yang terpukul.
Mengutip Reuters, saham induk Google tersebut anjlok 12,6 persen setelah laporan keuangannya menunjukkan pendapatan yang lebih rendah dari ekspektasi, di tengah peningkatan belanja terkait AI. Penurunan Alphabet turut menyeret sektor komunikasi.
Berbeda dengan saham teknologi berkapitalisasi besar, indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 justru menguat 1 persen. (Aldo Fernando)