Dari sisi durasi pemulihan, krisis Asia menjadi episode terpanjang dalam perbandingan tersebut, yakni 79 bulan.
Sementara itu, pemulihan setelah krisis global 2008 membutuhkan waktu 27 bulan, disusul pergeseran kebijakan pada 2015 selama 23 bulan, taper tantrum 2013 selama 16 bulan, dan pandemi COVID-19 pada 2020 selama 12 bulan.
Episode perang dagang 2018 mencatat waktu pemulihan 45 bulan. Pada episode MSCI 2026, periode yang tercatat baru sembilan bulan dan masih berlangsung, sehingga belum dapat diketahui berapa lama IHSG akan kembali ke puncak sebelumnya.
DIMI menilai, pemulihan pasar kali ini akan sangat bergantung pada respons kebijakan.
Pasalnya, tekanan yang terjadi tidak semata-mata berkaitan dengan valuasi saham, tetapi juga persoalan kelembagaan, termasuk transparansi kepemilikan saham, klasifikasi investor, dan mekanisme pelaporan transaksi yang menjadi perhatian MSCI.