sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Valuasi Saham Bisa Setara Era Krisis 1998, Danantara-Dana Pensiun Bisa Jadi Penopang?

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
27/10/2026 10:32 WIB
Valuasi saham Indonesia berpotensi kembali ke level yang terakhir terlihat setelah krisis keuangan Asia 1997-1998 jika tekanan jual investor asing meluas.
Valuasi Saham Bisa Setara Era Krisis 1998, Danantara-Dana Pensiun Bisa Jadi Penopang? (Foto: MNC Media)
Valuasi Saham Bisa Setara Era Krisis 1998, Danantara-Dana Pensiun Bisa Jadi Penopang? (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Valuasi saham Indonesia berpotensi kembali ke level yang terakhir terlihat setelah krisis keuangan Asia 1997-1998 jika tekanan jual investor asing meluas.

Di tengah risiko tersebut, kemampuan investor domestik, termasuk dana pensiun dan Danantara, menyerap aksi jual menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan seberapa dalam pasar saham terkoreksi.

Analis Trimegah Sekuritas Aldo Perkasa dan Alberto Jonas Kusuma, dalam riset yang terbit pada 25 Oktober 2026, memperkirakan tekanan jual asing akibat risiko perubahan klasifikasi pasar Indonesia oleh MSCI dapat mendorong valuasi saham lebih rendah dari posisi saat ini.

Pada penutupan perdagangan 22 Oktober 2026, pasar saham Indonesia diperdagangkan pada rasio price to earnings (P/E) 8,4 kali berdasarkan proyeksi laba 2026, dengan rasio price to book value (P/BV) 1,3 kali dan imbal hasil dividen 8,6 persen.

Dalam skenario tekanan yang dinilai masuk akal oleh Trimegah, yakni jika penjualan saham oleh investor asing meluas hingga mencakup 20-40 persen dari kepemilikan asing di luar konstituen MSCI, valuasi pasar berpotensi turun ke P/E 6,4-6,8 kali dan P/BV 0,99-1,05 kali.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7
Advertisement
Advertisement