Pencatatan efek baru pada 2026 memang sudah mencapai targetnya, yakni berada di angka 876 efek baru. Namun porsi terbesar pencatatan efek baru berada di penerbitan Waran Terstruktur, produk investasi kolektif, serta penerbitan obligasi dan sukuk.
(Febrina Ratna Iskana)