sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BEI Catat Penerbitan Obligasi dan Green Sukuk Berbasis ESG Tembus Rp89,46 Triliun

Market news editor Rohman Wibowo
06/11/2026 16:15 WIB
BEI mencatat akumulasi penerbitan obligasi dan sukuk berwawasan ESG tembus Rp89,46 triliun sepanjang periode 2018 hingga 2026. 
BEI Catat Penerbitan Obligasi dan Green Sukuk Berbasis ESG Tembus Rp89,46 Triliun. (Foto: iNews Media Group)
BEI Catat Penerbitan Obligasi dan Green Sukuk Berbasis ESG Tembus Rp89,46 Triliun. (Foto: iNews Media Group)

Di saat bersamaan, komunitas investor global maupun domestik kian selektif menaruh modal pada portofolio efek yang memiliki komitmen lingkungan nyata dan risiko terukur.

Menurut Iding, bursa memegang mandat penting untuk menyalurkan likuiditas pemodal ke korporasi yang aktif menjalankan transformasi bisnis ramah lingkungan.

"Di sisi lain, investor tentu membutuhkan investasi yang kredibel, pilihan instrumen yang beragam dan acuan yang berguna, nah di sinilah pasar modal Indonesia berperan mempertemukan perusahaan yang membutuhkan pembiayaan berbasis ESG dan investor untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan," kata Iding.

Kematangan ekosistem keberlanjutan di pasar modal juga tecermin dari kepatuhan emiten dalam menyampaikan keterbukaan informasi. BEI mencatat sebanyak 85 persen perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keberlanjutan (sustainability report), serta lebih dari 51 perusahaan di jajaran Indeks IDX-30 telah mendeklarasikan komitmen integrasi ESG.

Kendati demikian, Iding mengingatkan bahwa tantangan berikutnya adalah memastikan informasi keberlanjutan tersebut memiliki kualitas tinggi, dapat diperbandingkan, dan diterjemahkan dalam kemajuan bisnis yang dapat diukur. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement