IDXChannel - Sejumlah sektor usaha dinilai memiliki prospek menarik untuk dicermati investor di tengah perubahan struktur ekonomi dan pola konsumsi masyarakat. Mulai dari industri manufaktur hingga sektor jasa seperti pariwisata, telekomunikasi, dan data center yang tengah menunjukkan kinerja positif.
Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, mengatakan sektor manufaktur masih memiliki porsi terbesar dalam struktur produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Industri yang masuk dalam sektor ini antara lain makanan dan minuman, pengolahan nikel, hingga otomotif.
"Kalau kita bicara data PDB kita, kalau kita bicara kuenya, itu yang terbesar masih dari sisi manufaktur, yang sektor industri yang padat karya," kata Josua dalam acara pembukaan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 Kamis (5/11/2026).
Selain manufaktur, sektor pertanian, perdagangan, dan properti juga memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional.
Meski demikian, Josua menilai sektor jasa justru menjadi salah satu sektor yang tengah menunjukkan perkembangan positif. Kondisi tersebut tidak terlepas dari perubahan perilaku dan pola belanja masyarakat, terutama kalangan generasi Z dan milenial.