sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BAJA Kantongi Restu OJK untuk Gelar Rights Issue Rp450 Miliar

Market news editor Rahmat Fiansyah
18/09/2026 14:05 WIB
PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) mengantongi restu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk rights issue dalam rangka melunasi utang.
PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) mengantongi restu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk rights issue dalam rangka melunasi utang. (Foto:
PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) mengantongi restu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk rights issue dalam rangka melunasi utang. (Foto:

Sebagian besar pemegang saham pengendali memilih untuk tidak ikut menebus haknya, kecuali Ibnu Susanto yang bersedia menebus 160,13 juta HMETD atau setara Rp80,07 miliar.

Ibnu Susanto bersama PT Sarana Steel (SS) bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) di mana SS akan menyerap 620 juta saham (Rp310 miliar) dan Ibnu sebanyak 119,87 juta saham (Rp59,93 miliar). 

Dengan begitu, potensi dana yang sudah dijamin oleh pembeli siaga mencapai Rp369,93 miliar. Dana hasil rights issue sebagian besar digunakan untuk membayar utang kepada SS sebesar Rp317,57 miliar untuk pokok dan Rp127,7 miliar sebagai bunga. Adapun sisanya sekitar Rp2,6 miliar akan digunakan sebagai modal kerja. 

Lewat pembayaran utang itulah, SS akan menyerap potensi HMETD yang tidak ditebus. Mengacu proforma yang dibuat, jika seluruh pemegang saham publik mengikuti rights issue, maka SS akan menguasai 17,13 persen saham BAJA. Namun sebaliknya., jika seluruh pemegang saham publik tidak menebus HMETD, maka SS bisa memiliki 22,96 persen saham.

Harga saham BAJA hingga siang ini bergerak menguat 15 persen ke Rp322. Harga tersebut berada di bawah harga pelaksanaan rights issue yang ditetapkan perseroan.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement