Untuk saham pilihan, CGSI memasukkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Astra International Tbk (ASII).
Kemudian, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Timah Tbk (TINS).
Selanjutnya, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM).
CGSI menambahkan BBRI ke dalam daftar tersebut karena memperkirakan perbaikan metrik operasional dan kualitas aset dalam jangka pendek dapat mendorong pertumbuhan laba bersih perseroan melampaui sebagian besar perusahaan sejenis. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.