Meski demikian, warna urine juga dapat berubah akibat makanan, vitamin, obat-obatan, atau kondisi kesehatan tertentu. Karena itu, warna urine sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan.
4. Lebih Jarang Buang Air Kecil
Saat tubuh kekurangan cairan, ginjal akan menahan lebih banyak air. Akibatnya, jumlah urine yang dikeluarkan bisa berkurang dan seseorang mungkin buang air kecil lebih jarang daripada biasanya.
Jika frekuensi buang air kecil menurun bersamaan dengan rasa haus, mulut kering, atau urine yang lebih pekat, kondisi tersebut bisa menjadi petunjuk bahwa asupan cairan perlu diperhatikan.
Namun, jika jumlah urine berkurang drastis atau disertai keluhan lain, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
5. Tubuh Mudah Lelah
Merasa lemas atau sulit berkonsentrasi juga bisa berkaitan dengan kekurangan cairan. Dehidrasi dapat mengurangi volume darah yang beredar dan memengaruhi tekanan darah, sehingga tubuh tidak bekerja seoptimal biasanya.