Terlebih, kondisi geografis Indonesia juga menambah kompleksitas tersendiri, dengan jaringan kelistrikan yang membentang di wilayah kepulauan yang luas, mulai dari sistem interkoneksi besar dan pusat industri yang berkembang pesatm hingga sistem kelistrikan pulau-pulau kecil yang terisolasi.
"Karena itu, tidak ada satu solusi yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan sistem, sehingga ketersediaan teknologi yang fleksibel dan dapat diskalakan menjadi semakin penting," ujar Ylinen.
Sejauh ini, Ylinen menjelaskan, pihaknya telah menyediakan pembangkit listrik berbasis mesin yang sengaja dirancang untuk melengkapi pembangkit energi terbarukan yang bersifat variabel.
Mesin-mesin pembangkit tersebut diklaim dapat dinyalakan dan mencapai beban penuh dalam waktu kurang dari dua menit, dengan output yang dapat disesuaikan dengan cepat sesuai kebutuhan jaringan.
Hal ini memungkinkan pembangkit memberikan kapasitas penyeimbang saat produksi energi terbarukan berfluktuasi, sehingga keandalan dan stabilitas sistem tetap terjaga.