sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Singapura Pertimbangkan Energi Nuklir usai Indonesia Pangkas Ekspor Gas

Economics editor Rahmat Fiansyah
25/10/2026 19:15 WIB
Singapura mulai mengkaji potensi pemanfaatan energi nuklir untuk menjaga ketahanan energi nasional usai Indonesia memangkas ekspor gas.
Singapura mulai mengkaji energi nuklir untuk menjaga ketahanan energi nasional usai Indonesia memangkas ekspor gas. (Foto: iNews Media Group)
Singapura mulai mengkaji energi nuklir untuk menjaga ketahanan energi nasional usai Indonesia memangkas ekspor gas. (Foto: iNews Media Group)

Wong mengatakan, Singapura perlu melangkah lebih jauh dengan mempertimbangkan sumber energi yang lebih bersih dan mampu memasok listrik sepanjang waktu. Karena itu, pemerintah mempelajari kemungkinan penggunaan energi nuklir, meskipun menyadari adanya kekhawatiran terkait keselamatan di negara yang wilayahnya kecil dan padat penduduk.

“Kami tidak boleh mengesampingkan suatu pilihan hanya karena sulit atau kontroversial. Kami harus menilai risiko dan komprominya secara cermat, melibatkan masyarakat Singapura, dan pada akhirnya mengambil keputusan yang tepat untuk menjamin masa depan energi kami,” katanya.

Mulai 2027, Singapura akan menjalani penilaian oleh Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) untuk mengukur kesiapan negara tersebut dalam mengambil keputusan terkait pemanfaatan energi nuklir. Penilaian melalui Integrated Nuclear Infrastructure Review itu akan membantu pemerintah memahami berbagai komitmen dan kewajiban sebelum mengembangkan program tenaga nuklir.

Wong menambahkan, kebutuhan energi pada masa depan juga akan meningkat seiring berkembangnya komputasi dan teknologi. Menurut dia, pemerintah harus mengantisipasi tantangan sejak dini agar Singapura memiliki pasokan energi yang memadai untuk menopang perekonomian.

“Menangani persoalan hari ini hanyalah sebagian dari tugas kami. Kami juga harus mempersiapkan Singapura menghadapi masa depan, yakni melihat ke depan, mengantisipasi masalah, dan bertindak sebelum masalah tersebut semakin sulit diatasi,” ujarnya.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement