Raksasa perkapalan ini mencatat peningkatan keuntungan dari gejolak perdagangan global yang mendorong kenaikan tarif pengiriman, termasuk perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang mengganggu lalu lintas melalui Selat Hormuz, serta ancaman kelompok Houthi di Laut Merah.
Namun, beberapa analis memperingatkan bahwa penguatan pasar angkutan barang baru-baru ini hanya bersifat jangka pendek. Normalisasi lalu lintas di Laut Merah akan memberikan tekanan penurunan yang signifikan pada tarif angkutan barang. (Wahyu Dwi Anggoro)