Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengejar target swasembada beras. Peningkatan produksi juga harus diikuti dengan perbaikan kesejahteraan petani, stabilitas harga pangan, serta penguatan kedaulatan pangan nasional.
"Target kami bukan hanya swasembada. Produksi harus terus meningkat, kesejahteraan petani harus semakin baik, harga pangan tetap stabil, dan Indonesia semakin kokoh sebagai negara yang berdaulat di bidang pangan," tegas Amran.
Penguatan sektor pertanian juga tercermin dari kondisi ekonomi petani. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2026 mencapai 127,84.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam 34 tahun terakhir dan menunjukkan kemampuan ekonomi petani yang terus menguat, baik dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun membiayai kegiatan usaha taninya. (Wahyu Dwi Anggoro)