Salah satu langkah yang disiapkan KAI adalah meningkatkan kapasitas perjalanan melalui pemendekan jarak antar perjalanan dan penggunaan rangkaian dengan kapasitas lebih besar. Pada lintas Green Line menuju Serpong dan Rangkasbitung, jarak antar perjalanan ditargetkan menjadi kurang dari 10 menit dengan penggunaan rangkaian SF-12.
Sementara itu, peningkatan kapasitas melalui penggunaan rangkaian SF-12 pada lintas Cikarang dan Bogor ditargetkan siap pada 2028–2029.
Di sisi infrastruktur, masterplan yang diminta Danantara juga akan mencakup optimalisasi jumlah rangkaian kereta, peningkatan kapasitas stasiun dan peron, penguatan sistem komunikasi, serta identifikasi titik-titik dengan kepadatan lalu lintas kereta tertinggi.
Dony menekankan pentingnya pembenahan seluruh komponen tersebut secara terintegrasi agar pengembangan kapasitas tidak hanya berfokus pada penambahan kereta.
"Semua pilarnya itu dirapihin, stasiunnya, bangun master plannya, termasuk jumlah keretanya, stasiunnya, alat komunikasinya, titik traffic yang tertingginya, berapa kapasitas stasiun di situ," ujar Dony.