IDXChannel - PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa fokus Perseroan dalam menggenjot eksplorasi dan eksploitasi baru bakal tetap diimbangi langkah optimalisasi produksi dari sumur-sumur tua yang lebih dulu eksisting.
Langkah ini dinilai strategis dan penting untuk dilakukan guna menjaga keseimbangan di tengah persiapan pengeboran 16 sumur eksplorasi dan sekitar 800 sumur produksi baru, sehingga diharapkan dapat lebih memaksimalkan realisasi produksi migas nasional secara keseluruhan.
Karenanya, melalui PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina, upaya optimalisasi tersebut dilakukan, di antaranya lewat pemanfaatan teknologi seprti enhanced oil recovery (EOR), yang diyakini dapat membantu peningkatan perolehan minyak sekaligus efisiensi operasional.
"(Langkah) Ini tentu merupakan bentuk upaya PHE untuk terus berbenah dalam mengelola wilayah kerja, termasuk untuk meningkatkan produksi. Jadi perlu diapresiasi," ujar Direktur Eksekutif Pusat Kajian Ketahanan Energi untuk Pembangunan Berkelanjutan (Puskep) Universitas Indonesia, Ali Ahmudi Achyak, dalam keterangan resminya, Rabu (14/10/2026).
Menurut Ali, kondisi cadangan minyak secara nasional memang semakin terbatas, sehingga upaya pemaksimalan terhadap setiap peluang yang tersedia, menjadi krusial untuk dilakukan, termasuk dengan mengoptimalkan kapasitas produksi dari sumur tua yang telah eksisting.