Co-Founder & Managing Director KarbonMRO Kevin Teoh menambahkan, kolaborasi tersebut membuka peluang untuk menggabungkan kemampuan kedua perusahaan dalam mendukung pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat di kawasan.
"Melalui nota kesepahaman ini, kami melihat peluang untuk memadukan kemampuan Pelita Air dan KarbonMRO yang saling melengkapi guna mendukung pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat di kawasan ini," kata Kevin Teoh.
Selain aspek teknis dan operasional, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga ahli melalui pertukaran pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia.
Bagi Pelita Air, penguatan ekosistem MRO menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan armada dan ketepatan waktu penerbangan atau On-Time Performance (OTP). Maskapai anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut saat ini mengoperasikan 16 pesawat Airbus A320 yang melayani 16 destinasi strategis domestik dan internasional.
(NIA DEVIYANA)