sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mendag Jaga Harga Telur: Jangan Terlalu Rendah Nanti Jadi Langka

Economics editor Tangguh Yudha
08/10/2026 14:36 WIB
Mendag mengungkap adanya risiko jika telur dijual dengan harga terlalu rendah. Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat peternak menutup usahanya
Mendag Jaga Harga Telur: Jangan Terlalu Rendah Nanti Jadi Langka. (Foto: Tangguh Yudha/ iNews Media Group)
Mendag Jaga Harga Telur: Jangan Terlalu Rendah Nanti Jadi Langka. (Foto: Tangguh Yudha/ iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso atau akrab disapa Busan mengungkap adanya risiko jika telur dijual dengan harga terlalu rendah. Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat peternak tidak mampu menutup biaya produksi hingga menghentikan usahanya.

Busan menilai, jika banyak peternak berhenti berproduksi, pasokan telur di pasar dapat berkurang, yang pada akhirnya justru berpotensi menyebabkan kelangkaan dan mendorong harga telur menjadi lebih mahal.

"Jangan sampai harga terlalu rendah nanti peternak tutup. Kalau peternak tutup ya telur enggak ada, justru telur langka dan telur menjadi mahal," ujarnya saat ditemui di acara opening Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) 2026, Kamis (8/10/2026).

Lebih jauh Busan menyatakan bahwa sekarang ini harga rata-rata nasional telur berada di level Rp26.800 per kilogram. Ia menyebut harga tersebut masih di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Telur sekarang hari ini itu harga rata-rata nasionalnya Rp26.800. Harga acuannya kan Rp30.000," katanya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement