Maruarar mengatakan pemerintah juga mendorong keterlibatan sektor swasta dalam penyediaan hunian vertikal atau rumah susun bersubsidi. Salah satu upaya yang ditempuh adalah mendorong inisiatif penyediaan lahan yang dapat langsung dimanfaatkan untuk pembangunan hunian masyarakat.
“Kita bersama-sama bisa memecahkan rekor terbesar dalam sejarah. Tahun lalu sudah memecahkan rekor, dan saya yakin dengan doa serta kerja sama semua pihak, tahun ini kita bisa mencetak sejarah kembali,” ujarnya.
Dia berharap berbagai terobosan yang tengah disiapkan pemerintah dapat segera direalisasikan sehingga manfaat program perumahan bisa dirasakan masyarakat secara lebih luas.
Selain mengejar target pembangunan, Maruarar menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Dia memperingatkan agar tidak ada praktik pungutan liar, pemerasan, maupun hambatan birokrasi yang merugikan pengembang dan pelaku industri perumahan.
Menurutnya, kepastian hukum dan profesionalisme aparatur menjadi fondasi penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus mempercepat pelaksanaan program perumahan nasional.