Listyo mendorong Agrinas dan pengelola koperasi untuk menindaklanjuti kesepakatan yang telah dicapai agar penyediaan obat dapat berjalan sesuai arahan Presiden.
Listyo menjelaskan bahwa pengembangan gerai KDKMP perlu diikuti dengan ketersediaan barang yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Dalam rapat tersebut, dibahas rencana penyediaan obat yang semula mencakup 107 koperasi dan kemudian dikembangkan menjadi 8.000 hingga 10.000 gerai.
Listyo juga memastikan akan terus mengawal tindak lanjut hasil rapat bersama kementerian, lembaga, dan pihak terkait untuk memastikan penyediaan obat di gerai KDKMP dapat dilaksanakan.
"Langkah ini diharapkan memperkuat fungsi koperasi sebagai salah satu alternatif akses masyarakat terhadap kebutuhan obat, terutama di wilayah yang belum memiliki apotek atau klinik," kata dia.
(NIA DEVIYANA)